Sunday, 11 January 2015

yuk, belajar dari proses :)

Entah bagaimana awalnya, tetiba keinget jaman ketika masih nyusun skripsi setaun yang lalu..oh iya, mungkin karena kemarin sempet ketemu salah satu classmate Undip, singkat cerita tanggal 9 januari 2015 kemarin setelah perjalan kurang lebih 6-7 jam dari Jombang dan akhirnya minta jemputan plus inapan gratis semalam di kos Rian yang menurutnya adalah mirip sebuah barak. ngobrol lah kita semalam itu, walau tidak sampai berjam-jam. dan mencoba untuk kepoin laptopnya dan minta diliatin naskah skripsinya, dan mencoba menwarkan diri untuk membantu sedikit mengoreksinya..haha, serasa sudah master, setelah kurang lebih mengarungi masa skripsi setaun lamanya, jadi boleh donk, sok sokan nawarin bantuan. tapi tetep aja dianggep serius, dia juga merasa sok sokan tidak memerlukan bantuan, hufttt...baiklah..

untuk menulis sebuah skripsi adalah harus melalui berbagai proses, mulai dari pembuatan ide judul penelitian yang dikemas secara sederhana melalui sebuah naskah proposal penelitan, mengajukannya ke panitia skripsi (red.dosen), kemudian dirapatkan oleh segenap dosen, layak atau tidaknya, jika layak maka akan diputuskan siapa dosen pembimbing skripsi kita nantinya, dan tidak hanya di situ saja, bisa jadi setelah mendapatkan dosen pembimbing tidak selalu proposal yang sudah kita ajukan akan berlanjut ke real research, kemungkinan lain adalah dosen pembimbing kita akan memberikan atau hanya sekedar menawarkan sebuah judul baru yang terkadang itu berbeda materi, berbeda teori, berbeda latarbelakang mata kuliah, yang itu tidak sesuai dengan passion kita. dan ini bisa terjadi dan bisa dialami oleh siapapun mahasiswanya. atau kemungkinan lain adalah kita akan diarahkan ke sebuah konsep penelitian yang memang itu akan memberikan "profit" bagi si dosen yang sedang mengerjakan suatu proyek penelitian. 

bisa dikatakan beruntung adalah ketika jalan yang dilalui oleh mahasiswa adalah selalu mulus, buat judul seadanya, di acc, dapet pembimbing yang super baiknya, bimbingan lancar, dosen tidak banyak mau ini itu, penelitian singkat, lancar, naskah skripsi-pun tak dikoreksi sama sekali oleh si dosen, langsung ACC, daftar ujian, dan ujian, kemungkinan selanjutnya adalah, mendapatkan dosen penguji yang killer, atau mendapatkan dosen berhati bak malaikat penjaga surga. jika kemungkinan nya adalah point kedua, si mahasiswa akan berlanjut ke tahap revisi skripsi pasca sidang, sudah di ACC, kemudian ngurusin persyaratan untuk mendaftar wisuda. enak kan?dan apakah semua mahasiswa seperti itu?jawabannya adalah tidak, tidak selalu, dan fakta di lapangan menunjukkan hal semacam itu sudah ada, iya, dan itu dialami oleh salah satu juniorku satu tahun di bawahku, alhasil wisuda bareng denganku, bagaimana perasaan kalian jika harus wisuda bareng dengan salah satu junior?ah biasa aja tuh, itu sih bukan sesuatu yang langka atau jarang terjadi, dan semua itu tidaklah perlu kita sesali, dan berpikiran berulang ulang, "kok bisa ya? masuk kuliahnya beda taun, tapi wisuda bareng". semua itu memang sudah digariskan, ambil hikmahnya saja, dan satu lagi, BERSYUKUR adalah kunci di mana kita tidak akan pernah merasa menyesali apapun yang sudah terjadi kepada kita. yang terpenting adalah bagaimana kita melewati semua proses itu dengan baik atau tidak. 

bukankah kita tidak seharusnya melihat sebuah hasil?jika proses adalah hal yang sepatutnya kita lihat dan kita pelajari, hal yang sudah mendewasakan kita, hal yang kita anggap sebagai sebuag gemblengan, ujian, atau apalah itu, hasil adalah hasil, yang bisa saja dimanipulasi, right?jika kita lihat dari sudut pandang skripsi, skripsi bayaran juga bisa dikatakan hasil kan?so mana indahnya suatu hasil, jika proses nya nol?percuma saja kan?
jadi, fokus lah ke proses. 

adalah satu tahun aku harus berkecimpung di dunia skripsi, masih ingat, dan mungkin sulit terlupakan, haisshhh...Juni 2013 adalah saat di mana aku harus melakukan suatu penelitian pendahuluan, banyak gagalnya, banyak tidak beresnya, banyak ngawurnya, banyak jelek jeleknya, tapi itu lah prosesnya, tanpa gagal, tanpa ngawur, mungkin gelar sarjana yang sudah ku dapat sekarang, bisa saja masih diawang awang. dan tepat 04 Juni 2014, terhitung sudah setahun, baru aku melewati masa sidang. setahun kan?kok bisa?hm...banyak faktor pastinya, pernah ndak membayangkan melakukan sebuah penelitian yang bisa dikataan itu adalah masih perdana, belum banyak diteliti sebelumnya, mencoba memadukan beberapa ranah keilmuan yang berbeda, ilmu perikanan, ilmu fisika, ilmu kimia, dan mikrobiologi. itu salah satu dari banyak alasan dari "Satu tahun" itu. 

senantiasa bersyukur adalah obat di mana aku harus mengobati kebosanan, kejenuhan, kegagalan, putus asa, kelelahan, dan semua akibat negatif dari satu tahun tenggelam dalam masa masa di mana aku harus menyelesaikan tugas akhir. masa masa di mana tidak sekali dua kali mendapat cercaan, gemblengan, sindiran, penolakan, dari sang dosen pembimbing yang dulu awalnya aku anggap semua itu adalah sebuah kepahitan, tapi sekarang banyak hikmah dan pembelajaran yang bisa aku dapat dari kepahitan itu, masa masa pahit yang sudah mendewasakan pikiran kita, masa pahit yang sangat mendidik kita, mendidik untuk menjadi pribadi yang semakin kuat. 

selamat tinggal skripsi, selamat jalan kehidupan masa lalu, dan selamat datang masa depan...



Friday, 12 September 2014

Asisten Dosen dan Praktikum

Mau share nih tentang pengalaman waktu masih mahasiswa..memang banyak sih cerita tentang ketika saya masih mahasiswa, ndak akan habis kalo dibuat cerita..hehe, cerita pengalaman waktu seleksi menjadi mahasiswa berprestasi udah saya tulis beberapa bulan yang lalu, sekilas tentang pengalaman ketika di Australia juga udah, tentang Jepang juga udah sering banget, walaupun belum selesai sempurna, ini masih ada banyak yang ingin saya tuangkan dalam tulisan di blog saya..mau nulis tentang pengalaman saya ikut salah satu acara UNESCO di Thaiand, namun belum siap nulis itu pasalnya masih perlu beberapa dokumen untuk itu, dan masih mencari cari..well jadinya fixed tulisan ini berceritakan tentang pengalaman saya menjadi asisten dosen, tepatnya asisten laboratorium selama menjadi mahasiswa, yup, alhamdulillah bisa dikatakan kenyang, haha, kenyang pengalaman untuk asisten ini, mudah-mudahan masih inget ya guys...yuuk mari dinikmati tulisannya, mudah-mudahan bisa menginspirasi ya...bismillah..

Bisa menjadi bagian dari keluarga asisten dosen adalah suatu hal yaaa bisa dikatakan membanggakan buat saya pribadi, sebab pasti untuk menjadi itu tidak semudah seperti kita membalikkan telapak tangan..pasti ada proses dan tahap yang harus dilalui. misal saja pertama kali ketika saya menuliskan salah satu keinginan saya di dalam buku mimpi, yup saya punya buku mimpi lho..yang isinya deretan mimpi mimpi dan harapan harapan yang dulu saya inginkan, dan alhamdulillah sekarang sudah terstabilo (red. tercapai). jadi yang udah jadi nyata tuh mimpi aku tandain pake stabilo gitu, that's my way..termasuk menjadi asisten pun, itu semua tertulis rapih dalam buku mimpi itu...kalo enggak salah sih tulisannya "ingin menjadi asisten 3 mata kuliah" hehe, kenapa mesti tiga?ada juga "ingin keluar negeri 3 kali (negara) sebelum lulus (wisuda). entah deh kenapa ada angka tiga, padahal ya nukan angka favorit juga sih. asal nulis gitu, dan terkadang Allah kasih lebih, misal mimpinya 3 kali ke luar negeri, Allah kasih bonus 1, jadinya 4 kali. dan juga saya mau menjadi asisten 3 matakuliah, Allah kasih bonus 2, jadinya 5 kali jadi asisten laboratorium. Subhanallah banget deh pokoknya.sekarang coba deh kalian buktikan sendiri kekuatan mimpin itu, mimpi yang bener-bener diperjuangkan.

Pertama kali saya menjadi asisten adalah asisten mata kuliah Ikhtiologi, apa itu?haha mesti ada yang masih bingung deh, oke...itu adalah salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, baik Jurusan Perikanan maupun Ilmu Kelautan-nya. matakuliah ini membahas tentang ikan dengan aspek kehidupannya (Ridwan, 1990), baik tentang habitatnya (laut, tawar, payau) maupun tetang morfologi nya. jadi tujuan dari adanya praktikum ikhtiologi adalah supaya mahasiswa praktikan paham mengenai jenis-jenis ikan dilihat dari morfologinya, dalam praktikum ini dilakukan proses sectio atau pembedahan dari ikan yang dijadikan sampel dalam prakrikum tersebut, ada beberapa jenis ikan yang dijadikan sampel yang kesemuanya mewakili semua habitat ikan, misal ikan dari habitat air tawar diwakili oleh ikan lele, ikan ini juga unik banget pokoknya, ikan yang bentuk morfologinya juga unik, punya aborescent semacam alat bantu pernapasan yang bentuknya mirip sayuran brokoli. selain itu ada bebera macam ikan referensi yang bisa dijadikan sampel yang itu representatif, bisa juga ikan bandeng yang disectio untuk melihat dan membuktikan apa benar ikan bandeng ini termasuk jenis herbivora?nah itu bisa dilihat dari perbandingan antara panjang total tubuhnya dengan panjang usus ikan bandeng tersebut. kalo ikan laut biasanya ikan pari yang dipake sebagai sampel percobaan, tau sendiri lah ya ikan pari itu gimana, jenis ikan ini mewakili spesies yang hidup di daerah demersal atau laut dasar, aduh jujur guys saya nulis ini beneran agak lupa makanya kurang terurai dengan lengkap, hehe...ya itu seputar ikhtiologi, yang menarik adalah untuk menjadi asisten matakuliah ini lumayan cukup berat, karena matakuliah ini merupakan salah satu matakuliah yang diambil oleh semua program studi di lingkungan jurusan perikanan, yup sekitar 400 mahasiswa lebih, jadi memang butuh banyak asisten untuk matakuliah ini, sekitar 17 asisten, tapi hanya sekitar 3-5 asisten baru setiap tahunnya..dan saya harus mengikuti seleksinya dari awal, pastinya satu banding sekian, yang tidak lolos seleksi lumayan banyak..proses seleksi nya itu pertama adalah pemberkasan, ya biasa lah ya...IPK minimal 3,nol nol..dibuktikan dengan KHS (Kartu Hasil Studi) yang ditandatangani dosen wali, CV and Motivation Letter, nilai matakuliah yang bersangkutan wajib A, apalagi ya? kayaknya sih seputar itu, nah kemudian diumumin berapa besar gitu yang lolos pemberkasan, yang nantinya lanjut tahap berikutnya, yaitu tes tertulis yang isinya adalah menjawab beberapa soal dari dosen dan diawasi oleh dosen juga, strick banget pokoknya...diperciut lagi nama selected participant-nya, kemudian yang lolos lanjut ke tahap presentasi, disitu kita disuruh presentasi/simulasi praktikum salah satu materi acara praktikum, yang nilai asisten asisten senior gitu, nah disini serunya, bakal terlihat mana yang berbakat jadi asisten, mana yang monoton, dan mana yang ndak siap...diselingi juga kadang ada acara diledekin dan dikerjain sama asisten asisten senior itu, ya biasa lah...cari perhatian gitu...dan biasanya sih masing masing asisten senior udah nitip nama, maksudnya udah punya inceran sendiri mau pilih dan memprioritaskan yang mana..haha, asisten yang celelekan atau ganjen (maaf) biasanya ngincer calon asisten yang cantik dan ganteng, bisanya sih gitu, walaupun ndak semua ya...haha..itu fakta kok, makanya aneh banget dan ndak fair kalo yang dipilih nantinya adalah nereka mereka yang bisa dibilang menang tampang doang..haha. tapi ya ndak semua, yang wajar ya harusnya selected participant adalah mereka yang memang unggul, unggul akademisnya, unggul pembawaannya, unggul kredibilitasnya, unggul PD-nya, unggul IPK-nya, dan unggul personality nya, saya engga bilang unggul dari whole appereance nya ya..hehe...

Setelah itu, lanjut ke simulasi praktikum, dulu saya disuruh bawa ikan lele yang masih hidup..terus dibawa ke lab kampus, dan disectio, dibedah bedah gitu, nanti masing2 asisten senior ngliatin dan melototin gitu, melihat bagaimana cara kerja kita, cara kita mensectio tuh ikan, dan ditanya-tanya gitu deh..suruh nunjukkin mana letak otak lele, dan bagaimana bisa mendapatkan organ otak dan aborescent dari dalam ikan lele tersebut, jelas semua calon asisten diwajibkan untuk tidak takut kotor, tidak kemayu, tidak jijian, dan harus berani kotor dan bau deh...yang namanya juga asisten perikanan, hehe..baru deh wawancara sama dosen dan asisten seniornya...lengkap sudah proses seleksinya, yang barusan saya ceritakan tadi itu merupakan proses seleksi untuk bisa menjadi asisten praktikum/laboratorium matakuliah Ikhtiologi, untuk matakuliah yang lain kurang lebihnya seperti itu. ada juga sih untuk matakuliah lain yang proses seleksinya ndak seperti itu, cuma lewat IPK nya, siapa IPK nya bagus, dia-lah yang patut jadi asisten, hah...biasanya untuk matakuliah yang hanya ada di salah satu prodi, hmm..dosennya males kali ya ngadain seleksi karena saking sibuknya ngurus ini itu...ngurus kenaikan jabatan misal, ngurus hal-hal lain, macem2 deh berbagai spekulasi sih, who knows that?itu rumornya...ada juga yang pakenya sistem dinasti, misal saja asisten salah satu matakuliah di semester 2 bisa direkomendasikan untuk nantinya pasti jadi asisten matakuliah di semester 4,6, yang itu matakuliahnya saling berkaitan. hehe, ada juga yang pake sistem tunjuk, siapa deket dengan dosen kordinator matakuliah dia yang bakal ditunjuk, ada juga yang sistemnya ditunjuk berdasarkan satu alasan, misal ada mahasiswa tingkat akhir yang sedang meneliti/menguji suatu materi, dan sampai mahasiswa itu paham betul materi tersebut, bahkan tidak semua mahasiswa tingkat akhir paham materi itu, ya dia lah yang nantinya akan ditunjuk dan direkomendasikan sebagai asisten salah satu matakuliah yang di dalamnya terdapat acara/pengujian salah satu materi.

Karena saya sudah pernah menjadi 5 asisten laboratorium matakuliah, sayapun sedikitnya paham betul bagaimana saya bisa menjadi asisten praktikum tersebut. dari yang seleksinya panjang dan rumit seperti yang sudah saya ceritakan tadi, dari yang hanya wawancara dosen saja juga pernah, pernah juga direkomendasikan oleh dosen yang memang percaya dengan saya untuk bisa menjadi asisten, oh iya 5 itu adalah :
1. Asisten Matakuliah Ikhtiologi (3 kali periode 2010-2012)
2. Asisten Matakuliah Biokimia Hasil Perikanan (2 kali periode 2011 dan 2012)
3, Asisten Matakuliah Biologi Perikanan (1 kali periode 2011)
4. Asisten Matakuliah Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (1 kali periode 2013)
5. Kordinator Matakuliah Toksikologi Hasil Perikanan (1 kali periode 2013)

Selama jadi asisten banyak sih pengalaman berharga yang didapat, khusus saya, alhamdulillah jadinya bisa belejar lagi, karena apa, sebenernya asisten itu belum tentu pinter, belum tentu menguasai betul kesemua materi, makanya asisten dituntut untuk belajar lagi, memperdalam lagi materi materi yang akan dishare kepada praktikan (junior) yang sedang kita asisteni, saya juga bisa belajar bagaimana presentasi yang baik, bagaimana supaya bisa percaya diri berbicara di depan, belajar juga bagaimana mengetahui susunan laporan yang baik, nah ini guys yang paling tidak disukai oleh praktikan, yaitu pasca praktikum...yaitu ngerjain laporan...yang itu ahhh sangat membosankan, dan bisa dijadikan ajang "sok-sok an nya asisten". praktikumnya sih asyik ya..tapi laporannya yang kadang menyita waktu, apalagi ada yang masih harus tulis tangan...tebelnya minta ampun, soalnya saya ya pernah mengalami jadi praktikanm, dan case ini lah yang menjadi masalah, yang terkadang menjadi sebab dan asal muasal pertikaian antara praktikan dengan asistennya...ambil hikmahnya aja deh, saya jadikan semuanya bahan pembelajaran dan koreksi diri...
pasca praktikum ini juga yang dijadikan ajang mengejar ACC asisten.  ada asisten yang memang maunya proses revisi laporan itu di kampus, ada juga yang minta nya di kos, khusus saya, jujur saya lebih suka melayani praktikan untuk revisi laporan di kos setelah kuliah gitu, bisanya saya buka waktu dari pukul bada maghrib sampai pukul 10 petang. saya tipe orang yang tidak suka memperlama memberikan ACC kepada praktikan, bagi saya kalo memang laopran praktikumnya sudah bagus dan rapih, ya langsung saya ACC, dan yang jelas praktikan harus bisa mempertanggung jawabkan isi laporan mereka, biasanya sebelum ACC saya memberikan beberapa pertanyaan seputar materi yang dipraktikumkan, itulah apa yang saya maksud dengan bertanggung jawab. tidak hanya selesai menulis laporan dengan masteran misal, ataupun pure ide/gagasan sendiri, tapi esensinya adalah mereka harus paham materi nya, supaya engga sia-sia...

Untuk honor sendiri, besarnya beda beda, dan tidak mungkin saya sebut di sini, buat saya pribadi, saya tidak pernah mempersoalkan masalah bayaran (inshaa Allah) yang terpenting adalah pengalaman dan proses pembelajarannyam saya yakin itulah yang akan menjadi ladang dan sumber pahala nantinya. yang jelas ilmunya bisa manfaat bagi siapapun orangnya. selain bayaran (salary), asisten juga diberikan semacam piagam/sertifikat atas kinerja nya. 

Itulah sedikit mungkin yaa yang bisa saya sampaikan perihal menjadi asisten dosen/asisten praktikum/asisten lab, atau apalah sebutannya..hehe, mudah-mudahan bisa menjadi bacaan yang menarik yang insipartif ya...

T
Saat Praktikum Limnologi di Ambarawa

Bersama tim Limnologi 
Saat mengukur kecerahan air

Saat mgukur kedalaman Air

Saat uji kualitas air (BOD, OD, dll)

Bersama Dosen Limnologi (Pak Priyadi)

Saat Diskusi dengan Asisten dan Dosen

Saat presentasi hasil praktikum

Saat Praktikum Matkul Pencemaran Perairan (Rawa Pening, Ambarawa)

Di Area Rawa Pening

Bersama tim 

Di sekutar Rawa Pening

Saat Praktikum Toksikologi

Idem

Foto di Lab Processing bersama sahabat (Rifki, Choir, Rian)

Saat mengukur BOD (Praktikum Limnologi)
Terimakasih, dan sampai jumpa di tulisan-tulisan saya berikutnya yaa







Tuesday, 2 September 2014

Flash Back story in Melbourne 2012

Saya mau mencoba kembali flash back tentang pengalaman yang sudah saya lalui..untuk kali ini saya akan mencoba mengingat pengalaman ketika saya berada di Australia pada July 2012 yang lalu..memang sih, ini sudah lama banget, yups 2 tahun...sebenernya dulu pernah nulis cerita tentang ini, using english gitu..tapi entah kenapa akun blog yang dulu pernah saya isi sudah tidak bisa dibuka lagi, well...


The University of Melbourne
Hampir tiga minggu saya lalui di kota yang konon katanya menurut beberapa versi media internet mengatakan bahwa kota ini merupakan kota yang paling layak huni dan paling aman di dunia..adalah MELBOURNE, ibu kota negara bagian VICTORIA di Australia. pernah tinggal di kota ini adalah ketika diberikan kesempatan untuk menjadi salah satu dari 5 delegasi terpilih Undip dalam acara the 18th Asia Pacific Model United Nations Conference 2012 yang mana bertempat di La Trobe University. kalo saya bercerita bagaimana proses saya dan rekan saya menuju negeri kanguru itu, kemungkinan akan butuh ribuan bahkan jutaan kata yang tertulis nantinya, karena memang luar biasa panjang perjuangan dan ribet bisa dibilang, but everything has run well..kalo aku sih menganggap itu semua adalah proses pembelajaran, yang bisa dikatakan tidak bisa digantikan dengan apapun, of course, mulai dari bagaimana proses pembuatan visa Australia, bagaimana buat proposal pengajuan dana, mempersiapkan semuanya waktu itu adalah butuh beberapa bulan. belum lagi belajar memahami konsep acaranya, apa yang harus dilakukan di sana, de el el..ditambah hectic ketika belum mendapatkan tempat tinggal selama mengikuti acara di sana.


Europe Commission


AMUNC merupakan sejenis simulasi sidang PBB, adalah acara rutin tiap tahun yang diadakan di Australia, City and University Host-nya setiap tahun mesti beda, kebetulan pas saya ikut di tahun 2012, pas bertempat di Melbourne, yang sebelumnya 2011 di capital city Canberra, 2010 di Sydney, dan 2013 yang saya tau itu bertempat di Wellington, New Zealand. acara tersebut diikuti mostly oleh students university se Asia Pacific, walaupun tidak menutup kemungkinan ada juga peserta (delegate) maupun director per room nya berasal dari Eropa dan Amerika. dulu saya berkesempatan untuk bergabung di dalam "European Commission" menjadi perwakilan/delegasi negara Italy, pasti terheran-heran kok Italy?bukannya harus Indonesia ya?yups memang dulu 5 Delegasi Undip berkesempatan menjadi delegasi Italy, karena memang itu sudah aturan mutlak, bahwa peserta.delegasi yang ikut tidak boleh menjadi wakil negara asal peserta tersebut di dalam mengikuti conference. jadinya memang waktu itu, walaupun persiapannya dirasa kurang maksimal, setidaknya saya pernah belajar mengenai negara Italy, dan bagaimana reaksi, peran Italy terhadap topik-topik yang disediakan pada saat itu. maksudnya setiap commission/room diberikan dua topik utama untuk diperbincangkan, yang tujuannya adalah untuk mendapatkan "Draft Resolution". bahkan sebelum itu, semua delegasi diwajibkan untuk membuat position paper terhadap topic yang sudah dibuat, tujuannya agar director of commission mengetahui secara awal tentang bagaimana semi arah keputusan suatu negara yang turut andil sebagai delegasi. hahaha, ternyata gw masih inget.

AMUNC adalah international event pertama yang saya ikuti dari ke 4 acara yang lain. dan disini saya banyak belajar bagaimana cara untuk menjadi suatu diplomat suatu negara, diperlukan keterampilan public speaking yang memadai pastinya, jujur...saya agak kaget dan terkejut di hari awal acara, ketika telinga saya mendengar english conversation bergaya khas Australia, terdengar aneh iya, agak beda iya, bingung juga iya..haha..hari pertama dirasa grogi dan speechless ketika harus memberikan first statement and closing statement..untungnya ada teman dari UI yang berbaik hati membantu..yup, Azizah dan Dhanti wakil dari UI, secara mahasiswa UI terkenal hebat di acara acara seperti ini, dan seringnya adalah mendominasi, di acara ini pun iya, dari 41 delegasi Indonesia, almost 25% comes from UI. 

Bagi saya yang tergolong pemula mengikuti acara yang berbau debat, saya menganggap acara tersebut adalah menarik ketika kita mampu menguasai kelas, menguasai materi/topik/mosi, dan ketika kita tau betul peran asli negara yang kita bawa terhadap isu isu internasional yang diperbincangkan, secara yaa..saya adalah anak eksakta (mahasiswa perikanan/kelautan) yang notaben-nya tidak belajar mengenai hal-hal berbau seperti itu, politik Internasional kebanyakan menyebutnya, wajar jika mostly delegasi yang ikut berbackround pendidikan di masing masing universitasnya adalah dari Sekolah/Fakultas Hukum, Hubungan Interansional, bsia jadi Sastra Inggris, Politik Ineternasional, dll. akan tetapi tidak ada aturan yang menegaskan bahwa peserta harus mereka mahasiswa berbackground itu, dan saya bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu dari 41 delegasi Indonesia yang ikut dalam acara tersebut. adalah UI, Undip, Unpad, Unsri, IPB, Unpar, Unsyah, apa lagi ya?lupa, tapi yang jelas UGM tidak berpartispasi dikarenakan suatu hal. pasalnya saya memang sudah berkordinasi dengan beberapa wakil universitas di Indonesia. 

Banyak sekali manfaat yang didapat setelah mengikuti acara ini, ya itu tadi, ilmu pasti, wawasan, pengalaman berharga, network jelas lah ya, jadi punya banyak temen baru, tidak hanya dari Indonesia melainkan juga dari mana mana, hehe, Australia, New Zealand, USA, China, Jepang, Malaysia, dll..

Bonusnya adalah bisa keliling Melbourne selepas acara, foto foto di spot-spot menarik di Australia juga tidak kalah pentingnya, merasakan juga jalan jalan di sekitar St-Kilda Beach Melbourne, Central Business District (CBD), explore ke University of Melbourne yang didaulat sebagai istitusi terbaik di negeri kanguru itu, yang mana insha Allah akan menjadi tempat belajar saya mengambil Program Master of  Food Science nantinya di tahun 2015/2016. amiiiiiin...(mohon doanya ya kawan!!).

ini tulisan secara umum mengenai pengalaman saya mengikuti acara AMUNC 2012 itu, untuk detail, mungkin akan saya tulis kembali di tulisan-tulisan saya yang lain  inshaa Allah...banyak deh yang mau ditulis, banyak cerita unik dan menarik pastinya. kisah lucu juga ada, misal kisah ketika salah tingkah masuk di Bank untuk mencairkan cek beasiswa, kisah ketika saya dengan tidak sengaja menyantap Chicken Rollers rasa bacon (red.babi asap), kisah ketika study tour ke University of Melbourne, belanja di Victoria market, dan lain lain...ditunggu ya guys...








Terimakasih sudah menyempatkan untuk membaca tulisan saya kali ini...





Saturday, 30 August 2014

DUNIA MEMBERIKAN UCAPAN SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK LUTHFI RADITYA


Special Luthfi's Birthday Edition

Oke-lah, sesuai judulnya, tulisan ini dibuat spesial edisi ULANG TAHUN ke 23 tahun, untuk sobat-ku Mochamad Luthfi Raditya..yang sekarang ini entah di mana orangnya, dan sedang apa jasadnya..haha.. yang jelas pastinya sedang..



MOCHAMAD LUTHFI RADITYA


Berjuang di pertempuran SKRIPSWEET-nya, 
Berjuang melawan kemalasannya, 
Berjuang memberantas segala ujian ujian nya, 
Berjuang menghitung kembali jumlah absorbansi dari Mikroalga penelitian-nya, 
Berjuang mencari kebenaran tentang olahan data skripsinya,
Berjuang mencari perhatian dosen pembimbingnya (red.pak naryo dan bu endang), 
Berjuang mendapatkan ACC, berjuang untuk segera mendaftar Ujian Skripsi, 
Berjuang untuk bertempur memberantas habis pertanyaan dari penguji ujian skripsinya kelak, 
Berjuang mempertanggung jawabkan hasil penelitiannya, 
berjuang untuk LULUS, 
Berjuang untuk mendaftar wisuda, 
Berjuang untuk mendapatkan Surat Keterangan LULUS, 
Berjuang untuk menggapai dan mengenakan TOGA PERJUANGAN-nya, 
Berjuang untuk mendapatkan gelar kehormatannya sebagai Sarjana Kelautan
Berjuang untuk membahagiakan orangtuanya, 
berjuang untuk apa lagi yaa (sejenak mikir..ckckck), oh iya..
Berjuang untuk bisa masuk ke PERTAMINA,
 dan akhirnya..
Berjuang untuk menjadi the MAIN director of PERTAMINA Cabang Balongan, Cirebon, dan Berjuang untuk menata masa depannya..bersama yang terkasihnya..hehe (mantan juga bisa lho jadi salah satu kandidatnya..hahaha..lho kalo jodoh kan..who knows???)ckckck...piss Annisa :)

yup..doi adalah mahasiswa ILMU KELAUTAN, Universitas Diponegoro..
doi sangat sangat dan sangat sekali mencintai almamaternya...wkwkwkwk..
doi pantang sekali lho mengeluh, apalagi menjelek jelekkan almamater tercintanya..
doi sangat bersyukur bisa menjadi MAHASISWA PANGERAN DIPONEGORO, ups, maksudnya MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO..haha...
dan doi sedih banget pas kemarin menyaksikan langsung penutupan acara PIMNAS 27 Undip yang digelar di pelataran Widya Puraya Undip, doi sedih karena Undip turun peringkat, yang tadinya peringkat 6 (pada tahun 2013, PIMNAS Lombok), menjadi peringkat 8 di kandang sendiri..waaah patut dicontoh nih doi..sangat cinta almamater, sampe sampe pak Naryo pun agak berat melepasnya..haha..harap segera terlepas dari pak Naryo deh..haha

(Drama/akting ini hanya Doi (Luthfi) dan Idan yang tau..ituloh drama yang tentang cinta alamamater..haha pisss)..

Nama lengkap yang sebenarnya adalah Mochammad Luthfi Raditya, entah karena siapa yang salah, mungkin pejabat pembuat akte, atau guru SD nya, jadinya Mochammad yang seharusnya double (M), ditulis Mochamad, kurang M satu...jadinya Mochamad Luthfi Raditya...sehingga ijazahnya pun bertuliskan demikian...tapi doi sudah ikhlas betul kok..wkwkwk...oh iya, luthfi nama panggilan akrabnya UPI...kadang UPIL sih..hahaha..

Yang patut ditiru dari doi adalah sangat mencintai keluarganya..keluarga bagi dia adalah yang utama dan pertama...pokoknya sayang banget sama keluarganya...adalah aa rizky (kakaknya), Rizka (Adik pertamanya), Naufal (Adik keduanya), dan si imut Jahid Adik (adik bungsu-nya)..

Doi dikenal sebagai ANAK LAUT oleh keluarganya, haha..entah deh kenapa...mungkin karena doi kuliah di ILMU KELAUTAN kali yaaak..whatever deh..mungkin juga karena doi jago menyelam, dan renang...yang kalo renang selalu memamerkan jam tangan G-Schoknya..yang konon tuh jam tangan tahan tekanan air di bawah palung laut sekalipun..ckckckck...

Hobinya renang, travelling, menyelam, dan intenetan di Widya Puraya Undip di malam hari...sukanya gratisan..WIFI termasuk WIFI gratisan..wkwkwkwk...(jangan diambil hati ya pi)..
juga tidur...nih anak masya Allah kebluk-nya kalo udah tidoor dan nemu bantal..jangan harap deh bisa bangun sebelum disiram pake aer panas..ckckck

Yang lebih-lebihnya dari doi yaaa...ganteng iya, rapih iya, sabar iya, asyik iya, bunglon iya, maksudnya tuh doi jago banget berteman sama siapapun, makanya teman temannya datang dari berbagai kalangan, si miskin, si kaya, si tengah-tengah, si pintar, si oon, semuanya deh..itu kerennya dia...bisa menempatkan diri pokoknya...dan yang tadi sudah disebut..doi juga penyayang keluarga...oh iya, doi juga punya keluarga lain lho..namanya LILO, JOE dan keturunan keturunannya (sejenis Tupai, sugar glider gitu)..coba deh browsing yang belum paham sugar glider itu apa..hehe..

Pernah nih..punya cerita, LILO, JOE dan keturunannya dibawa kemana mana, contoh saja pas lebaran kemarin, dengan dibengep, dan dibungkus rapi, tuh anak peliharaan dibawa mudik semua...dikantongin di tas kecil bertuliskan Annisa..dan dimasukkin ke ransel..dibawa mudik ke Cirebon naik kereta ekonomi..ya ampun sungguh nekatnya..padahal kan itu bahaya kalo ketauan polisi kereta..ckckckck..udah jelas jelas hewan dalam bentuk apapun dilarang dibawa ke dalam kereta..kecuali semut, nyamuk, kutu..hahaha, itu kayaknya boleh...saking sayangnya sama tuh tupai, doi selalu rutin beliin makanan bubur bayi untuk tuh tupai di Indomaret..cocit banget...dan kemarin yang mentragiskan adalah salah satu keturunan tuh tupai katanya sih meninggal dunia..karena tidak ada yang ngurus, sebab kemarin doi pulang ke cirebon karena sakit encok..kasian deh pokoknya, mari kita kirim alfatihah untuk tuh anak tupai..(Alfaatihah...amiin)...

Apalagi yah...oh iya, yang jelas hari ini adalah perayaan ulang taun Luthfi yang ke 23..hore..dan dunia memberikan ucapan lho...doi lahir di Jakarta, 31 Agustus 1991..

Mari kita doakan Luthfi ya guys..doa utama doi adalah ingin membuat bahagia keluarganya tercinta >> sumber dari status BBM doi yang diupdate pas dini hari ini..(mulia banget kan?so..mari kita amini...

mudah-mudahan dipermudah mengerjakan skripsinya, segera acc, sidang, dan wisuda..
sukses dunia akhirat deh pokoknya...

Ya Allah..Ya Raab..
Perbaikilah untuk kami agama kami sebagai pedoman hidup dalam segala urusan kami..
Perbaikilah keadaan dunia kami sebagai tempat kehidupan kami..
dan perbaikilah akhirat kami sebagai tempat kembali kami..
jadikanlah hidup ini sebagai tambahan bagi kami untuk berbuat kebajikan..
Amiin...

Berikut adalah segenap ucapan dan doa dari keluarga, sahabat, teman, dan dosen..


UCAPAN KELUARGA TERCINTA



Ayahanda Luthfi

Ibunda tersayang-nya Luthfi

Kakak tersayang-nya Luthfi (AA Rizky)

Adik tersayang-nya Luthfi (Rizka Putri)

Adik tersayang-nya Luthfi (Naufal)

Adik tersayangnya Luthfi (Dik Jahid) >> ini yang gemesin dan Lucu :D

Dari SAHABAT-nya


Achmad Wildan Mukholladun Putra
Idan Ganteng
Dian Anggraini


M. Rizqi Aditya Putra (Kenang Semarang 2013)
Mahasiswa Berprestasi Universitas Negeri Semarang 2014















dari TEMAN-nya

Agus Widodo (Mahasiswa Berprestasi 3 Nasional 2013)

Rizky Daim

Fitria Nurika Candra

Adefryan Kharisma Yuniarta

Uze 

Ratu Putri Fitriani Santoso

Olvie Christiana

dan dari BELAHAN DUNIA mengucapkan juga lho..

Japan

Perancis

Italia

Rumania

Arab Saudi

POLANDIA

JEPANG

SLOVAKIA

CHINA

RUSSIA

AUSTRALIA (Dipersembahkan oleh Ninon Melatyurga)
Peserta Program (Work And Holiday) Australia  2013
KOREA (dipersembahan oleh ARLIANDI P ARBAD)
Mahasiswa Berprestasi 1 Undip 2014
Finalis Mahasiswa Berprestasi Nasional 2014


dan dari yang ter...(ehm..ehm..)




dan ini...suprise fotonya sudah jadi....yeyeye







 MANY happy RETURN 
OF THE DAY 23 YEARS OLD

~LUTHFI~